10 Game Populer Terlaris Yang Dilarang Beredar Di Beberapa Negara

Pecahbanget.com – Kemunculan banyak game hingga tahun 2016 ini tentu makin menarik banyak pemnat dari seluruh dunia antusias untuk membeli dan bermain game pilihan mereka. Semakin canggihnya graphic dan teknologi membuat kualitas game-game tahun ini tentu menjadi idaman para pecinta gamers sejati. Banyak game-game sukses dengan memunculkan sequel atau part-part dari game rilis sebelumnya sehingga menarik banyak pemain game untuk membeli dan memainkan kelanjutannya.

Namun tahukan anda jika ada beberapa game yang walaupun sudah laris manis diberbagai negara malah dilarang untuk diperjual belikan dan dimainkan di beberapa negara tertentu. Pelarangan ini tentu karena alesan tertentu yang melihat adanya kekerasan yang dapat mempengaruhi pemainnya. Beikut daftar 10 game populer dunia yang dilarang beredar di beberapa negera yang pecahbanget.com ambil dari sumber tahupedia.com:

10. Fallout 3

Fallout-3

Ketika daerah yang Anda tinggali berubah menjadi tanah kosong yang tak berpenghuni, dan bahaya mengintai di setiap sudut kota, rasa sakit adalah sahabat yang paling setia menemani Anda kapanpun itu. Untuk pergi dari sahabat setia itu, Anda hanya diberikan satu jalan yakni mengkonsumsi salah satu jenis narkoba bernama morphine.

Karena hal morphine itulah game Fallout 3 dilarang beredar terutama di negara Australia. Australia tidak menginginkan warganya ada yang mendapat pengaruh buruk dari game Fallout 3 ini. Stelah mendapat protes keras tersebut, pihak pengembang game kemudian menarik kembali Fallout 3 dari peredaran, mengubah morphine menjadi Med-X.

9. Dead Rising 3

dead-rising-3

Game bertemakan zombie apocalypse menjadi game yang sangat disukai oleh banyak orang di dunia. Jangan game, bahkan film bertemakan zombie selalu sukses menarik perhatian orang. Jika ada kesempatan mencoba game bertema zombie apocalypse, siapa juga orang yang tidak tertarik memainkannya. Oleh karena itulah game Dead Rising 3 ini dibuat.

Game Dead Rising 3 ini merupakan game dengan tema zombie apocalypse. Di game ini kita harus bisa mempertahankan diri dari serangan para zombie. Walaupun game ini dibilang menarik, tapi ternyata Jerman memiliki pendapat yang berbeda. Jerman menganggap kekerasan adalah hal yang buruk, apalgio bila dilakukan pada manusia. Meskipun objek musuh disini adalah zombie, tapi karena zombie ini memiliki bentuk seperti manusia, makan tanpa ragu Jerman memutuskan untuk melarang game ini beredar di negaranya.

8. Medal of Honor

medal-of-honor

Medal of Honor secara spesifik dilarang dimainkan di dalam area militer Amerika Serikat. Satu alasan kenapa game populer ini dilarang dimainkan adalah karena disini pemain akan berperan sebagai anggota Taliban (sebuah anggota yang dianggap teroris oleh pemerintah Amerika). EA merespon bahwa di dalam game ini, pemain harus merampok markas tentara Amerika.

Tanpa banyak kompromi, game yang dirilis tahun 2010 ini dalam sekejap saja dilarang dimainkan oleh pemerintah Amerika. Meskipun begitu, masih banyak orang juga yang dapat memainkan game ini. Lagipula game ini hanya dilarang dimainkan di area militer Amerika Serikat.

7. Mass Effect

Mass-Effect

Dirilis untuk Playstation 3, Xbox, dan Microsoft Windows, Mass Effect merupakan game third person shooting bergenre science fiction. Game ini memiliki tujuan untuk menyelamatkan galaksi dari ancaman makhluk asing bernama Reapers.

Mungkin banyak orang beranggapan game populer ini merupakan game action fiksi biasa yang tidak berbahaya, tapi ternyata di Singapore, game ini dilarang untuk beredar. Jika pemain memilih karakter dengan tepat, maka pemain dapat melihat alien perempuan berhubungan intim dengan alien yang berjenis kelamin sama. Dan karena alasan itulah Singapore memutuskan untuk tidak mengijinkan game ini beredar.

6. Postal 2

Postal-2

Dengan tipe permainan first person shooter, permainan ini agak mirip dengan Grand Theft Auto, hanya saja berbeda di segi grafik. Postal 2 memiliki kualitas grafik yang tidak sedetail seperti Grand Theft Auto.

Game ini memungkinkan pemain untuk bisa membuang air seni sembarangan dan mengarahkannya ke orang, obat-obatan terlarang, dan juga mutilasi. Karena game ini memiliki fitur-fitur yang terlalu ekstrim, sebanyak 13 negara dikatakan melarang game ini untuk diedarkan. Tap imeskipun telah dilarang beredar, masih banyak orang yang dilaporkan memainkan permainan ini.

5. God of War 2

God-of-War-2

Di Saudi Arabia, negara tersebut memiliki peraturan yang sangat ketat mengenai game-game yang mengandung kekerasan. Semua game populer yang mengandung konten kekerasan dipastikan tidak akan bisa beredar disana. Meskipun akhirnya ada beberapa game populer yang ternyata berhasil dijual secara diam-diam, salah satunya adalah game God of War 2.

Menurut pemerintah Saudi Arabia, game God of War 2 ini banyak mengandung konten seksual yang tidak layak untuk ditampilkan. Oleh karena itu game ini dilarang untuk diperjual belikan di Saudi Arabia. Namun jika orang-orang tahu dimana tempat untuk membelinya, memainkan game ini bukanlah menjadi masalah lagi.

4. Grand Theft Auto: San Andreas

Grand-Theft-Auto-San-Andreas

Siapa orang yang tidak mengenal game seru Grand Theft Auto. Telah merilis banyak seri, namun hanya seri San Andreas lah yang terbilang cukup sukses dijual di pasaran. Sama seperti game Postal 2, San Andreas menawarkan fitu kekerasan menarik yang disukai oleh banyak orang. Di game inilah kita bisa memukul orang, merampok bank, mencuri kendaraan dan masih banyak lain aksi kriminal yang bisa dilakukan.

Selain menyajikan kekerasan, ternyata game ini juga memiliki konten dewasa yang tidak boleh anak kecil lihat. Meskipun isinya penuh dengan kekerasan dan adegan vulgar, San Andreas tidak sepenuhnya dilarang peredarannya. Hanya saja penjualan game ini mulai diperketat. Bahkan di Amerika sendiri yang merupakan negara bebas, San Andreas tidak boleh dijual kepada anak-anak.

3. RapeLay

RapeLay

Banyak game yang dilarang peredarannya dikarenakan negara yang bersangkutan memiliki peraturan ketat akan genre game yang boleh beredar dan mana yang tidak. Tidak terkecuali game bernama RapeLay ini. Terkenal akan kebudayaannya yang unik, ternyata perusahaan Japanese Studio Illusion merilis sebuah game kontroversi pada tahun 2006 bernama RapeLay.

Rapelay adalah sebuah game dimana pemainnya berperan sebagai monster seks dan tugasnya adalah untuk memperkosa para perempuan yang ada di dalam game. Sudah jelas alasan kenapa game ini sampai dilarang beredar di banyak negara. Beberapa negara yang melarang keras game ini dijual adalah Argentina, Indonesia, and New Zealand. Sedikit berbeda di Amerika, negari paman Sam ini masih memperbolehkan game ini dijual hanya saja diberi label AO (untuk dewasa).

2. Manhunt 2

Manhunt-2

Manhunt 2 merupakan game yang mencampur unsur kekerasan, aksi, dan juga psikologi. Jika membicarakan game gore (gambaran realistik tentang luka fisik disertai efek darah), game Manhunt 2 ini merupakan game yang paling kejam dan sadis yang pernah dibuat. Tidak jauh berbeda dengan seri Manhunt lainnya yang juga selalu menyajikan unsur kekerasan yang “Wow!”

Berkat banyaknya unsur kekerasan yang terkandung dalam game itu, Manhunt 2 sukses membuat banyak negara memprotes keras bagi siapapun yang memainkan game ini. Jerman, Irlandia, Itali, Malaysia, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan, dan Inggris hanyalah beberpa negara yang diketahui melarang keras game ini beredar di negaranya.

1. Mortal Kombat X

mortal-kombat-x

Tidak ada game populer tersadis yang bisa mengalahkan Mortal Kombat X ini. Saking sadisnya, game ini berhasil dilarang peredarannya di sejumlah negara seperti Malaysia, Korea Selatan, Australia, dan Cina. Game bergenre fighting ini menampilkan gambar yang benar sadis dimana organ tubuh manusia tampak seperti benar-benar nyata.

Meskipun tergolong game sadis dan juga sangat sadis, namun grafik yang ditampilkan oleh game ini sangatlah detail dan bagus. Game yang dikembangkan oleh NetherRealm Studios ini dirilis dalam Play Station 4 dan juba Xbox 1.

Written by Jayanegara

Oke saya mulai serius di dunia persitusan ini hanya untuk mencari sedikit duit buat beli laptop atau smartphone. Biar gak keliatan gaptek lah.
Walaupun anak kuliahan cupu, ane tetep pengen pegang duit banyak coy. Udah gitu doang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *