Artis Dunia yang Pernah Menjadi Korban Bullying

Bullying atau penindasan kerap terjadi pada anak-anak usia sekolah. Pada umumnya kasus bullying terjadi dimana kaum yang lebih populer melakukan bullying terhadap anak-anak yang tidak populer. Alasan bullying pun tidak masuk akal, misalnya karena perbedaan warna kulit, kekurangan fisik atau karena anak yang menjadi korban dianggap culun. Anak yang menjadi korban bullying menjadi rendah diri, pemalu, takut untuk pergi ke sekolah, bahkan ada yang sampai bunuh diri karena bullying. Tapi, banyak korban bullying yang menjadi orang sukses di saat dewasa. Bahkan, ada beberapa artis dunia yang ternyata sering menjadi korban bullying saat masih sekolah. Hebat sekali ya, dari anak yang tidak populer di sekolah menjadi artis yag popularitasnya hingga ke seluruh dunia. Kira-kira bagaimana perasaan teman-teman yang melakukan bullying pada mereka ya? Apakah jadi haters atau minta maaf atas kasus bullying tersebut atau acuh tak acuh atau malah bertekuk lutut minta tanda tangan?

Artis-artis ini sekarang telah sukses dan sama sekali tidak tampak sebagai korban bullying. Penasaran siapa saja artis yang pernah jadi korban bullying, langsung saja cekidot:


1.  Demi Lovato




“Aku benar-benar tidak tahu mengapa mereka menjadi begitu jahat terhadap saya … Dan ketika aku bertanya kepada mereka mengapa, mereka hanya akan berkata, ‘Well, you’re fat.” Saya dibully karena saya gemuk. Dan kemudian beberapa bulan kemudian saya mulai mempunyai gangguan makan, dan itulah apa yang saya telah alami semenjak itu. “

“Saya diminta untuk meninggalkan sekolah umum … Saya memiliki dinding bertuliskan kebencian di kamar mandi, dan semua orang menandatangani petisi yang mengatakan” Kita semua benci Demi Lovato. ‘

2. Lady Gaga



“Anak laki-laki menjadikanku target dan melemparkan saya ke tempat sampah di jalan, sementara semua gadis-gadis lain dari sekolah yang lewat bisa melihat saya di tempat sampah … Semua orang tertawa dan aku sendiri bahkan tertawa. Aku tertawa gugup … Aku ingat bahkan salah satu dari gadis-gadis menatapku seperti, ‘Apakah kau akan menangis? Kau menyedihkan ‘. Itulah bagaimana rasanya waktu itu.. ‘kau menyedihkan..’ “

“Itu tidak membuat saya mengerti bagaimana bullying ternyata mempunyai pengaruh sampai nanti dalam hidup saya. Saya tahu bahwa hal itu mempengaruhi saya sangat tapi itu tidak sampai kemudian saya menyadari betapa banyak itu mempengaruhi saya dan berapa banyak itu masih sangat terasakan … Saya pikir itu membawa saya untuk mengenal para penggemar saya dan untuk melihat perjuangan yang sama di dalamnya untuk tahu bahwa ada luka yang sama dalam diriku “

 3. Jessie J




 “hal itu benar-benar berbahaya dan jahat. Anak-anak melemparkan batu ke kepala saya … Mungkin agak lucu sekarang tapi hal itu mengerikan pada saat itu … Anak-anak di sekolah menjuluki saya Alien dan Bugs Bunny karena gigi saya. “

“Tapi kau tahu apa? menderita karena bullying berarti Anda adalah special dan itulah yang saya ingin semua anak tahu. Lagu saya ‘Who’s Laughing Now’ adalah hal penting bagi saya dan saya mendengar orang mengatakan bahwa musik membantu untuk berbicara tentang bullying dan mendapatkan bantuan. Aku terus menyimpan setiap surat yang saya terima sejak awal karir saya dan membuatnya menjadi sebuah buku sehingga saya bisa membacanya selama 10 tahun sampai sekarang “

4.  Chris Colfer of ‘Glee’



“Saya pribadi tidak pernah diganggu secara fisik atau dilemparkan ke tempat sampah, tapi saya dibullying secara verbal dan sosial.”

“Ini jelas mengajarkan saya bagaimana saya harus cepat menjawab dengan balasan yang cerdas… Saya ingat suatu kali seseorang berteriak ‘homo’ pada saya di lorong, dan aku berteriak kembali ‘Yeah, but can you spell it? (yeah, tapi bisakah kamu mengejanya?)”,dan semua orang di lorong itu tertawa pada anak itu, hal itu bagus untuk membalikkan keadaan”.

“Emosi yang [karakter saya ‘Glee’Kurt Hummel] lalui terasa sangat nyata. Saya sendiri melewati hal itu semua. “

nb: bagi yg ga nonton glee, peran Chris sebagai Kurt Hummel disini adalah seorang gay yang fashionable dan sering mendapatkan kekerasan dari anggota tim futbol di sekolahnya

5.  Taylor Swift



 “Ketika saya SMP keadaan menjadi sulit karena saya punya dijauhi oleh kelompok gadis populer. Mereka berpikir saya tidak ramah atau cukup cantik, sehingga mereka berhenti berbicara kepada saya …. Anak-anak di sekolah juga berpikir saya itu aneh karena saya menyukai country music. Mereka lalu mengejekku. “

“Ada dua cara yang dapat kita lakukan jika kita dibully. Kita dapat membiarkan hal itu menghancurkan kita, atau kita dapat menggunakannya sebagai dasar untuk mendorong kita untuk bermimpi lebih besar danbekerja lebih keras. Dulu saya sering tidak diundang ke pesta. Dan jika saya melihat ke belakang sekarang, saya sangat bersyukur bahwa saya berada di rumah karena tak diundang dan bermain gitar sampai jari-jari saya berdarah “

6.  Rihanna




 “Saya sedikit bingung sebagai seorang anak karena saya dibesarkan dengan ibu saya, dan ibu saya berkulit hitam. Jadi saya berada dalam kultur yang sangat kental ‘org kulit hitam’. Tapi ketika saya pergi ke sekolah, aku dipanggil ‘white’ “

“Mereka akan melihat saya dan akan mengata-ngatai saya. Saya tidak mengerti. “I just knew I saw people of all different shades and I was light”. Sekarang aku di dunia yang jauh lebih besar. “

7.  Rebecca Black



“Ketika saya lewat, mereka akan mulai bernyanyi ‘Friday’ dengan suara sengau. Dan lainnya, Anda tahu? mereka akan berkata seperti, ‘Oh hey, Rebecca, tebak hari apa ini? “

“Saya sudah punya banyak pengalaman karena tidak disukai. Saya pikir jika saya tidak harus berurusan dengan itu di masa lalu maka mungkin akan menangani hal ini secara berbeda dan saya akan ‘jatuh’ karena emosi saya yang membara. Tapi saya sudah belajar bahwa saya tidak bisa membiarkan hal itu mempengaruhi saya. “

“Bagi siapa saja yang sudah diganggu atau sedang diganggu sekarang, aku pernah merasakan hal yang sama, dan saya tahu bagaimana perasaan mereka. Benar-benar menyebalkan dibully itu… Satu hal yang tidak dapat kamu lakukan adalah membiarkan mereka menghentikan kamu dengan apa yang ingin kamu lakukan. “


8. Eminem

“Saya sering pindah sekolah dua, tiga kali setahun. Itu mungkin bagian terburuk tentang itu semua …. Saya dipukuli di kamar mandi, dipukuli di lorong, didorong ke loker. Kau tahu… sebagian besar, Anda tahu, hanya karena saya adalah anak baru. “

“Aku merasa seperti aku sedang diserang, aku dikucilkan. Dan aku merasa seperti, apakah karena warna kulit saya? Dan aku akan marah, memberontak karena jiwa muda dalam diriku. Dan ada juga … karena faktanya saya kulit putih dan saya tahu ini jenis musik ini didominasi org berkulit hitam. Dan orang-orang yang mengatakan ‘Kau tidak cocok, kau tidak akan berhasil karena kamu berkulit putih. Dan kemudian Anda ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa Anda bisa dan Anda akan melakukannya.”

9.  Madonna


“Anak-anak di sekolah saya mengejekku. Mereka akan mengatai saya ‘monster berbulu’. “Hal-hal seperti itu. Dan kemudian, ketika SMA, aku melihat bagaimana gadis-gadis populer harus bersikap untuk mendapatkan anak laki-laki. Aku tahu aku tidak bisa masuk ke sana. Jadi saya memutuskan saya akan melakukan yang sebaliknya. Saya menolak untuk memakai make-up, atau untuk memiliki gaya rambut. Saya menolak untuk mencukur. Aku punya ketiak berbulu. “

“Hal Itu tidak berlanjut sampai guru balet saya, yang gay, membawa saya dan memperkenalkan saya ke komunitas seniman, individu unik lainnya yang mengatakan kepada saya itu baik dan tidak masalah untuk menjadi berbeda.”





10. Robert Pattinson
http://hermawayne.blogspot.com
Robert sekarang lebih dikenal dengan R-Patz. Sebelum dia meraih penghargaan dari MTV Movie Awards, dia ternyata pernah dibanting ke loker. Masa kecilnya memiliki masalah yang lebih rumit daripada menahan naluri kevampirannya.

“Saya pernah dipukuli banyak orang saat masih muda,”ujar Robert dalam wawancaranya dengan majalah Parade. Pangkal masalahnya? Akting. “Saya suka berperilaku seperti aktor, atau setidaknya bagaimana menurut saya seorang aktor harus berkelakuan, dan sepertinya itu memancing banyak orang untuk memukul saya.” Hmm, sekarang ini, akting Robert justru memancing banyak wanita tergila-gila padanya.

Dan oleh sebab itu, sebaiknya jika kita merasa di bully terhadap teman kita yang biasanya melakukan bullying pada kita, kita anggap itu sebagai motivasi untuk menuju kesuksesan kita di masa mendatang karena tak luput dari itu, korban bullying juga merasa akan risih jika selamanya menjadi bahan bullying temannya. Dan diantara kalian yang merasa teman kalian ada yang di bully, kita seharusnya juga menolong teman kita bukan menjauhkannya dan merasa mereka terasa terasingkan. Kalau menjadi korban bullying tetap semangat, jangan mengeluh dan ambil hikmahnya saja.

Sumber : aidellapermasari.blogspot.com

Incoming search terms:

  • artis indonesia yang pernah di bully sama kpop
  • Benarkah jessie j korban bully
  • Benarkah orang korban bully akan sukses pada kemudian hari
  • siapa saja selebriti dunia yang menjadi korban bully

Written by Aziz Gigi

Nama saya Aziz. Saya anak juragan tembakau. Saya ganteng dan disukai banyak wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *