Pria Ini Rela Potong dan Makan Kemaluan Pelaku Pemerkosa Istrinya

tragis-istri-potong-kemaluan-suami
Misteri kematian Rudi, seorang sopir sebuah travel yang ditemukan tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan pada 4 Oktober lalu, akhirnya terkuak.

Tersangka dari pembunuhan itu tak lain merupakan pasangan bernama Rudi Efendi dan istrinya Nuriah. Mereka ditangkap tepatnya pada Minggu (23/10/2016). Bahkan Rudi Effendi rela potong dan makan penis pria yang dituduh telah memerkosa istrinya.

Sebelumnya, jasad Rudi diketemukan dalam sebuah mobil Xenia hitam dengan nomor plat BE 2625 TF dalam kondisi hangus terbakar. Lokasinya di Kampung Penumangan Lama, Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung. Petugas Polres Tulangbawang mengungkap, motif pembunuhan sadis tak lain karena sakit hati karena Rudi si pelaku telah memerkosa Nuriah sebelum Nuriah memutuskan menikah dengan Rudi Efendi.

Kepala Polda Lampung (Pol) Edward Syah Pernong mengatakan, pasangan suami istri itu telah membunuh Rudi dan juga membakar mobil yang dikendarai oleh korban. Pada saat itu, Nency, istri korban, mendapat kabar adanya penemuan mayat dari mobil terbakar. Tentu Nency berfirasat buruk karena sudah kehilangan kontak dengan suaminya

Nency bersamaan mertuanya, Mat Saleh, kemudian mendatangi lokasi kejadian. “Nency mengenali mobil yang terbakar merupakan mobil yang biasa dibawa pleh suaminya sebagai sopir travel,” kata Edward, kemarin. Kondisi Rudi ditemukan amat mengenaskan. Dengan luka di telinga, memar di kening, di pipi sebelah kanan, dan mengejutkannya kemaluannya terpotong.

Setelah melakukan penyelidikan panjang, akhirnya polisi mengidentifikasi tersangka utama yaitu Rudi dan Nuriah. 

Pengakuan Tersangka

Singkat cerita, ternyata Rudi Efendi mengakui telah memakan kemaluan korban. Rudi yang sebelumnya telah dibunuh. Setelah dipotong, alat vital tersebut kemudian dibawa pulang ke rumah. Sampai di rumah, tutur Rudi, dia lantas menggoreng kemaluan korban. “Alat vital itu langsung saya makan,” ucap Rudi Efendi. Alasan memakan alat vital korban itu adalah sebagai obat. “Saya makan sebagai obat karena sakit hati saya ke korban,” tutur dia.

Rudi Efendi lanjutnya mengatakan, Nuriah tidak terlibat sama sekali dalam pembunuhan tersebut. Menurutnya, Nuriah hanya diminta menghubungi korban untuk melakukan janji bertemu. “Saya melakukannya sendiri saja. Istri saya tidak terlibat,” kata dia. Senada dengan apayang dikatakan Edward, Rudi Efendi juga mengaku sakit hati terhadap Rudi karena sudah memperkosa Nuriah. “Saya sakit hati dengan korban itu karena telah memerkosa istri saya, makanya saya bunuh aja,” ujar Rudi Efendi. Rudi lanjut menceritakan, dia menikah dengan Nuriah sekitar satu bulan berikutnya. Pada malam pertama, Rudi baru mengtahui istrinya sudah tidak perawan lagi. Rudi lalu menanyakan hal itu kepada istri.
“Istri saya bilang sudah pernah diperkosa oleh korban ketika sebelum menikah dengan saya,” ujar dia. Nuriah mengaku telah diperkosa di dalam mobil travel yang dikendarai oleh Rudi seminggu sebelum pernikahan terjadi.Tidak terima dengan perbuatan korban, lantas Rudi Efendi merencanakan pembunuhan terhadap korban tersebut. Rudi Efendi mengatakan bahwa, ia menyuruh istrinya menghubungi korban untuk janji bertemu di Kampung Penumangan Lama, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Rudi Efendi kemudian datang ke tempat itu sendiri. Ia pura-pura menumpang mobil travel korban. Saat di dalam mobil, Rudi Efendi menghabisi korban dengan menusuknya pakai senjata tajam. Setelah korban tewas, Rudi Efendi memotong kemaluan korban, membawa pulang ke rumah, menggoreng, dan memakannya.

Written by Jayanegara

Oke saya mulai serius di dunia persitusan ini hanya untuk mencari sedikit duit buat beli laptop atau smartphone. Biar gak keliatan gaptek lah.
Walaupun anak kuliahan cupu, ane tetep pengen pegang duit banyak coy. Udah gitu doang.