11 Ritual Seks Paling Aneh Sejak Zaman Dahulu

tradisi seksual aneh didunia

Pecahbanget.com – Banyak tradisi dan ritual yang dilakukan masing -masing daerah saat atau sebelum melakukan hubungan seksual. Dari sekian banyaknya ritual aneh tersebut, ternyata para nenek moyang dahulu juga pernah melakukan hal-hal unik dan tergolong sangat tidak lazim dalam ritual seksualitas mereka dan mungkin terbawa hingga sekarang. Berikut daftar tradisi dan ritual seks dari dulu hingga sekarang, seperti yang dikutip dari kaskus:

1. Sambians Suku Yang Minum Air Mani
Sambians Suku Yang Minum Air Mani
Untuk menjadi seorang pria dalam suku primitif ini, anak laki-laki dipisahkan dari perempuan ketika mereka berusia 7 tahun dan hidup dengan laki – laki lain selama 10 tahun. Selama masa itu, mereka akan dijauhi dari seluruh sifat perempuan termasuk mereka harus meminum air mani para tetua yang dipercaya mempertahankan pertumbuhan dan kekuatan sampai akhirnya kembali ke suku. Menjijikkan? Itulah kebudayaan suku di Papua Nugini ini.

 

2. Mardudjara Suku Pemotong Alat Kelamin
Mardudjara Suku Pemotong Alat Kelamin
Tradisi terpenting dari suku Mardudjara Aborigin di Australia ini bisa dibilang cukup mengerikan. Mereka melakukan sunat barbar kepada organ intim para pria di sana. Di mana organ intim pria itu dipotong memanjang ke bawah sampai bagian scrotum dan darah yang menetes ke api dianggap memurnikannya. Sehingga bisa mengubah saluran buang air kecil bagi para pria.

 

3. Trobrainders Suku Behubungan Seks di Umur Muda
Trobrainders Suku Behubungan Seks di Umur Muda
Suku primitif di pedalaman Papua Nugini ini tampaknya bisa menjadi studi kasus dalam konseksuensi revolusi seksual. Bagaimana tidak, anak-anak di sana sudah bisa berhubungan sex dengan wanita pada usia 6-8 tahun untuk wanita dan 10-12 tahun untuk pria tanpa stigma sosial. Tradisi ini sudah menjadi hal yang wajib di lakukan disana dan tak ayal sebagai pemicu berkembangnya penyakit AIDS secara mengerikan di pedalaman Papua.

 

4. Saut d’Eau Ritual Voodoo dan Cinta
Saut d’Eau Ritual Voodoo dan Cinta
Jika anda bepergian ke Haiti dan mengunjungi air terjun Saut d’Eau di bulan Juli, maka kamu akan melihat ritual seks yang cukup cabul. Kalau kamu berpikir bahwa praktisi Voodoo akan melakukan persembahan untuk dewi cinta dengan cara normal maka itu salah. Akan ada beberapa orang banyak yang tidak memakai kain sehelai pun alias telanjang yang memutar dan menggeliat di dalam lumpur yang bercampur dengan darah hewan kurban seperti kepala sapi dan kambing.

 

5. The Nepalese Suku Berbagi Istri
The Nepalese Suku Berbagi Istri
Ada sebuah kasus di kawasan Himalaya, di mana hanya ada sedikit lahan yang tersedia untuk pertanian. Keluarga dengan lebih dari satu anak dihadapkan dengan pembagian tanah mereka untuk setiap anak yang akan berkeluarga. Bagaimana solusinya ritual seks ini ? Akhirnya mereka mencari satu saja istri untuk anak-anak mereka agar hidup bersama tanpa membagi tanah keluarga. Sulit untuk dibayangkan ritual seks ini.

 

6. The Woodaabee Suku Pencuri Istri
The Woodaabee Suku Pencuri Istri
Suku Wodaabe di Nigeria, Afrika Barat dikenal dengan para pria yang suka mencuri istri orang lain. Di mana pernikahan pertama diatur oleh orangtua ketika mereka masih bayi dan harus antara garis keturunan yang sama. Namun di festival tahunan Gerewol, pria Wodaabe memakai make up dan kostum lalu menari untuk mengesankan para wanita serta mencuri istri baru. Jika seorang pria mampu mencuri istri dan tak terdeteksi (terutama dari sang suami yang tak ingin berpisah), maka mereka diakui secara sosial dan disebut menjalani pernikahan atas dasar cinta. Gila ritual seks ini? Iya memang.

7. Adegan Seksual Publik
Adegan Seksual Publik
Menurut Sex and Society, ada yang menyebutkan bahwa pasang surut aliran sungai Nil di Mesir dianggap disebabkan oleh ejakulasi Atum (Dewa Penciptaan). Konsep ini memacu karena banyak raja-raja Mesir kuno yang melakukan ritual seks (maaf) masturbasi ke sungai Nil untuk menjamin kelimpahan air. Karena terinspirasi dengan tindakan itu, maka pria-pria Mesir kuno melakukan festival Dewa Min untuk menirunya.

 

8. Tradisi Homoseksual
Tradisi Homoseksual
Kasus homoseksual yang akhir-akhir ini menjadi salah satu problematika besar dan nyata di kehidupan masyarakat modern, sepertinya sudah dikenal lebih dulu oleh bangsa Yunani kuno. Ritual seks dimana mereka tidak membedakan hasrat seksual oleh jenis kelamin namun lebih menekankan pada peran yang dilakukan oleh orang per-orang di sana. Bangsa Yunani kuno percaya saat itu, bahwa mereka yang lebih aktif (tak peduli dengan siapa) akan mendapat status sosial lebih tinggi serta sebaliknya untuk yang pasif lebih rendah.

 

9. Pederasty Love
Pederasty Love
Salah satu praktek seksual kontroversial lainnya di Yunani kuno adalah paiderastia. Di mana seorang laki-laki tua dan seorang pemuda remaja terlibat dalam sebuah hubungan, yang tidak lain hal tersebut bisa dibilang dengan homo seksual. Yunani kuno percaya bahwa ritual seks ini menyatakan bahwa pria masih dianggap anak laki-laki sampai jenggotnya tumbuh dan mereka yang lebih tua berguna untuk mendidik, melindungi, dan mencintai yang lebih muda dengan jaminan pahala. Entah siapa yang menjaminkan pahala untuk mereka.

 

10. Kanamara Matsuri
Kanamara Matsuri
Kanamara Matsuri adalah sebuah ritual seks dan festival Shinto kuno yang dilakukan untuk menghormati kesuburan, mencegah penyakit seksual menular, dan mengumpulkan uang untuk penelitian HIV. Jika diterjemahkan, Kanamara Matsuri berarti “Big Iron Penis Lord” atau Dewa Penis Besi Raksasa. Usut punya usut, acara tahunan ini selalu dirayakan pada minggu pertama di bulan April di Kawasaki, Jepang. Kemudian diakhiri pada hari Minggu pertama di bulan yang sama. Ritual ini telah diselenggarakan sejak tahun 1600-an. Menurut legenda, seorang iblis pernah bersembunyi di dalam vagina seorang gadis dan kemudian mengebiri penis dua pria sekaligus. Alhasil, para gadis dari ritual seks ini meminta bantuan pada seorang pandai besi untuk membuat penis besi, yang akan digunakan untuk memerangi setan tersebut.

 

11. Onda Matsuri
Onda Matsuri
Onda Matsuri adalah salah satu ritual seks dan festival kesuburan paling kuno di Jepang. Onda Matsuri atau secara harfiah diartikan sebagai Festival Sawah, memiliki ritual seks publik yang diadakan pada tanggal 3 Februari di Kuil Asuka-ni-imasu di Jepang barat. Onda Matsuri selalu diadakan pada hari Minggu pertama di bulan Februari (awalnya itu diadakan pada hari kesebelas di bulan pertama dalam kalender lunar). Sekitar 1.400 tahun yang lalu, Asuka menjadi jantung politik, budaya dan spiritual Jepang. Kuil shinto ini dikenal luas berkat ritus kesuburan legendarisnya yang kabarnya dapat membawa keberuntungan dalam perjodohan, pernikahan dan kehamilan.

sumber: kaskus; pecahbanget.com; 28 Jun 2015

Incoming search terms:

  • seks jaman dulu
  • ritual seks aneh
  • Sek jaman dulu
  • ritual seks
  • ritual seks unik
  • ritual seksual
  • seks zaman dulu
  • ritual seks yg aneh
  • seks jaman dahulu
  • ritual seks paling aneh

Written by JYN

Oke saya mulai serius di dunia persitusan ini hanya untuk mencari sedikit duit buat beli laptop atau smartphone. Biar gak keliatan gaptek lah.
Walaupun anak kuliahan cupu, ane tetep pengen pegang duit banyak coy. Udah gitu doang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *